SETRES Part 2

ini adalah cerita dari kelanjutan perjalanan saya dan beberapa teman saya.
saat itu bogor utara akan mengadakan cara gelar senja yang akan di selenggarakan di balai kota bogor pada tanggal 17 oktober 2012, semacam acara pentas seni gitu.
saya bertugas sebagai pasukan 13, yaitu pasukan yang akan menurunkan bendera merah putih.
beberapa menjelang hari H saya terus berlatih PBB bersama teman-teman saya yang berasal dari beberapa sekolah di daerah bogor utara, diantaranya ada SMAN 7, SMK pembangunan, MA arrohmah, dll (lupa haha).

namanya juga acara pentas seni pasti menampilkan berbagai kesenian dong, nah kali ini kak shofi mengusulkan untuk perwakilan DKR untuk tampil lagi. katanya sih sekaligus untuk permohonan maaf karena acara sebelumnya kita gagal konser. sebenernya kita (SETRES Band) males banget untuk menerima itu, karena kita takut untuk sakit hati yang ke dua kalinya.
tapi ka shofi mencoba untuk menyakinkan lagi, dan berjanji bahwa kami akan benar2 tampil.

dengan senang hati kami menyetujuinya, kami para anggota setres hanya komunikasi via hp.
saat itu hari minggu, saya dan beberapa teman saya yang juga bertugas sebagai petugas upacara latihan di SDN cibuluh 2, dan di situ saya dan para setres band akan bertemu lagi setelah beberapa lama tak berjumpa, terakhir waktu di balai kota yang kita ga jadi tampil itu looh haha

ketika itu panas begitu menyengat, terik dan gersang membuat mata saya merah. saat itu kondisi saya memang sedang kurang maksimal, tapi saya paksakan karena mengingat acara sudah sangat dekat sementara kami para pasukan belum menemukan formasi yang bagus.
saat latihan, saya memang tau ka dwi, ka zaqi, dan ka artha akan datang kesana, tapi hingga siang saya tidak melihat mereka, jujur saya agak takut untuk bertemu dengan mereka.

tapi akhirnya mereka datang juga, dengan membawa gitar. jujur aja rasanya saya kangen banget sama mereka hahaha tapi kayanya suasananya udah beda. hal yang paling saya sayangkan adalah ketika mereka datang, saya tidak bisa menyambut kedatangan mereka, karena masih sibuk latihan di lapangan.
cukup lama mereka kami anggurin, rasanya ga enak banget nganggurin mereka.

sementara kondisi badan saya lemes, dengan muka saya yang memerah seperti udang rebus, saya di perbolehkan istirahat sebentar oleh ka shofi.
saya duduk, dan minum. pusing banget, dan ada seseorang yang menyapa.
"eh siapa itu yang duduk disana" dengan nada yang menyindir
"eh ka artha"
"apa kabar ka?"
"baik"
saya langsung bersalaman dengan mereka ber-3.
tak lama saya bercengkrama dengan mereka, saya langsung kembali ke lapangan untuk latihan.

latihan cukup lama, hingga sekitar jam 2an. saya, hani dan fitri langsung menhampiri mereka untuk latihan bernyanyi. suasana itu kembali lagi, kangen banget hehe
kita nyanyi bareng lagi dengan lagu yang sama, dengan gitar yang di mainkan oleh ka zaqi dan ka artha. dan suaranya emasnya ka dwi haha

hingga sore kita latihan, dan beberapa hari setelah itu kita juga latihan hingga hari H tiba.
sama seperti acara sebelumnya, kita bawa sound sistem sendiri. acara di mulai jam 3. dan sebelum jam 3, saya, hani, dan fitri ke smk 2 dulu, untuk latihan lagi dan sekalian membawa sound system tersbut dngn menyewa angkot, bayangin dong sama cewe cantik bawa2 sound system hahaa
meskipun ka zaqi, dwi, sama artha sempet bete gara2 kita ber3 telat datengnya hmm

padahal kita ber3 udah di hubungin di suruh dateng ke balkot dari pagi untuk gladi, tapi kita nekat. karena kita udah males kalo kaya gini caranya.
kita ber3 datang duluan , sementara ka zaqi, ka artha, ka dwi nyusul menunggu kabar dari kita.
begitu sampai di balkot, bener aja kita langsung di hujat dengan pertanyaan yang banyak.
"dari mana aja, udah ditungguin juga" begitu banyak pertanyaan yang sepertinyan menyindir.

kita ber3 pengen marah, kepada juga pihak DKR tidak ada kepedulian sedikit pun, sampe kita yang sibuk harus nyiapin yang kaya beginian!
waktu itu waktu memang menunjukan jam 3 lebih, dan upacara belum di mulai karena menunggu kedatangan kita ber3, pantes aja sih kalo pada marah hahah

saya langsung ngabarin mereka yg masih di smk2 untuk segera berangkat karena upacara udah di mulai, karena setelah upacara, acara pentas seni akan di selenggarakan.

saat itu cuaca memang tidak sedang mendukung, cuacanya agak mendung gitu dan gerimis, tapi itu tidak menjadi halangan untuk kelancaran acara.
mereka pun datang, langsung saya sambut dengan senyuman haha

pentas seni di mulai, di awali dengan penampilan para penggalang dari berbagai sekolah di bogor utara, dan kami perwakilan mendapat giliran paling terakhir.
dan ternyata hujan semakin deras, acara sempat di tunda beberapa menit, dan saat hujan itu kami berteduh di mesjid dan kita ngerujak hahaha enak banget ya kaka :D

acara ngaret, dan kami saat itu sudah khawatir, perasaan itu muncul lagi. plis dong jangan kecewain kita lagi :(
ketika kami mendapat panggilan untuk bersiap2 untuk tampil , ka zaqi dan ka artha langsung mengatur posisi, dan memasang sound system dan gitarnya. kita semua langsung menuju TKP untuk bersiap2 untuk tampil, karena protokol sudah membacakan bahwa kami sebentar lagi akan tampil.

tapi tiba2 pula ada bapak2 siapalah saya ga tau, bilang bahwa kami tidak jadi tampil lagi. ya allah apa salah kami? kenapa lagi kami yang harus jadi tumbal? itu bapak2 emang nyebelin dari kemaren, udah tua juga sok2 ngatur kita! dan dia sekarang ngomong seenaknya gitu. ga tau apa perjuangan kita gimana?
pengen marah, pengen saya tonjok tu bapak2!!!
ka zaqi dan ka artha mencoba menghibur, mereka bilang gapapa kalo kita ga jadi tampil lagi. kata mereka kita konser dimana aja, ga mesti pada saat acara. waktu pulang juga gapapa. gitu kata mereka. dan saya cuma bisa diam.

sedangkan saya juga saat itu disuruh bersiap2 untuk masuk pasukan karena penurunan bendera akan di mulai sebentar lagi, saya udah males banget. pikiran dan hati saya jadi kacau karena sakit hati yang ke dua kalinya. formasi hancur! hanya ga bisa konsen, ditambah lagi lantai yang licin karena abis hujan.

selesai penurunan bendera, dan itu adalah acara terakhir. saya menghampiri mereka lagi. dan saya ga tau harus ngapain, dan harus ngecewain mereka lagi. ya allah :(
waktu menunjukan magrib, kita semua solat magrib. selesai solat kak shofi mengumpulkan kita untuk evaluasi, salah satu yang perlu di evaluasi adalah masalah kita tadi yang ga jadi tampil,
dia minta maaf lagi, sebenernya saya udah emosi, males ngedengerinnya. terlihat ka dwi sangat bete pada saat itu, sepertinya dia yang paling kesel.

tapi ka zaqi menyatakan bahwa mungkin ini yang terbaik dengan kata2 bijaknya. yasudahlah memang begini kenyataannya, toh ga akan bisa di ulang.
evaluasi selesai, dan saya, hani, dan fitri ngobrol2 gitu, si fitri nangis karena dia sedih. dia yang paling melankolis, hingga ka zaqi, ka dwi, dan ka artha datang menghampiri kita.
mereka mencoba menghibur dengan kegokilan yang mereka punya, sungguh dewasa pemikiran mereka. saya bangga dengan mereka :)
kita semua saling evaluasi diri masing2, dan kita semua berlagak seperti mario teguh coba hahaha

dan yang saya ingat, pesan ka artha "allah tidak memberikan apa yang kita inginkan, tapi apa yang kita butuhkan, dan itu yang terbaik untuk kita"
 terus kita foto2 deh hehe sebelumnya kita emang ga pernah foto bareng, semoga kita bisa jadi pengalaman yang berharga ya kaka :)

setelah itu kita pulang deh, hmm BALAI KOTA memang tempat bersejarah buat kita, terlalu banyak cerita di balik itu semua, sungguh berat meninggalkan tempat itu dengan sejuta tawa yang kita ciptakan di tengah kesedihan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

kegiatan di kampus pasca UTS

Misterius